-
Archives
- April 2010
- March 2010
- February 2010
- November 2009
- October 2009
- September 2009
- August 2009
- July 2009
- June 2009
- May 2009
- April 2009
- March 2009
- February 2009
- January 2009
- December 2008
- November 2008
- October 2008
- September 2008
- August 2008
- July 2008
- June 2008
- May 2008
- April 2008
- March 2008
- February 2008
- January 2008
- December 2007
-
Meta
Tag Archives: majalah story
opera musim dingin (bag 4 – tamat)
(Novelet Remaja) – Oleh Ryana Mustamin Dan pagi tadi, Zaza masih menangis di kamar mandi. Seumur hidup ia tidak pernah merasakan hatinya serawan ini. Seperti diiris-iris. Di bath tup, ia membiarkan shower terus memuncratkan air, membasuh wajahnya. Meluruhkan bulir-bulir air … Continue reading
opera musim dingin (bag 3)
(Novelet Remaja) – Oleh Ryana Mustamin Dengan perasaan rawan ia terus menekuri dan menuruni anak tangga. Melalui jendela kaca ia menyaksikan halaman The Peak Galleria sudah mulai sepi. Hanya ada beberapa orang yang masih membunuh waktu dengan duduk di bangku-bangku … Continue reading
Posted in Sihir Kata
Tagged andy lau, beauty and the beast, bruce lee, chater garden, cinderella, donald duck, hong kong disneyland, hung hom, jet li, KCR, kowloon tong, majalah story, mickey, mong kok, MTR, octopus smart card, sha tin, shenzhen, snow white, sunny bay, tai wai, the avenue of stars, the madame tussauds, the peak galleria, tsim sha tsui, Tsing Yi, tung chung, valentine's day, victoria harbour
Leave a comment
opera musim dingin (bag 2)
(Novelet Remaja) – Oleh Ryana Mustamin Kendati demikian, diam-diam ada penyesalan bersemayam di dada Zaza. Toh, semalam Lala sebetulnya sudah menawarkan jasa agar si Kriwil itu mengantarnya saat dia mengutarakan niat akan berkunjung ke The Peak. Ya, kalau saja ia … Continue reading
opera musim dingin (bag 1)
(Novelet Remaja) – Oleh Ryana Mustamin “WHO is there?” Zaza berteriak tertahan. Tak ada jawaban. Kecuali sisa gema teriakannya yang mendengung. Tak terlalu panjang, namun serupa lolongan, yang kemudian berujung dalam bisu pada detik ke sekian.