Tag Archives: cerpen

gerimis malam

Cerpen Ryana Mustamin       BETAPA manis senyummu, Lolo. Betapa pulas tidurmu. Kau sedang bermimpi apa, Adikku?

Posted in Sihir Kata | Tagged , , , | 5 Comments

reruntuhan musim

(Cerita Utama Majalah STORY edisi 2, 25 agustus – 24 september 2009)          Cerpen Ryana Mustamin   TAK pernah ia dibelit masalah sepelik ini. Rasanya Om Saut – teman papa yang produser itu – pun gak pernah … Continue reading

Posted in Sihir Kata | Tagged , | 2 Comments

napak tilas

Cerpen Ryana Mustamin     SEPERTI film yang diputar ulang, kejadian itu selalu berulang: suara benturan keras yang memekakkan telinga, teriakan histeris, percik api, pecahan kaca, bau hangus dan amis, derap kaki berlarian, jeritan tangis, rintihan pilu. Semua berlangsung begitu … Continue reading

Posted in Sihir Kata | Tagged , , , | Leave a comment

dongeng buat anil

Pengantar: Ini salah satu cerpen yang saya buat ketika masih remaja. Dimuat di Majalah Anita Cemerlang (tahun 1988-1989?). Saya dedikasikan untuk ‘Anil Hukma’ – seorang sahabat saya yang juga penyair. Isi cerpen tentu saja tidak ada hubungannya dengan kehidupan pribadi … Continue reading

Posted in Sihir Kata | Tagged , , , | 4 Comments

kereta telah tiba dan kini ke mana hendak pergi (lagi)?

(disunting dari Milis “Apresiasi-Sastra@yahoogroups.com”, 6 Agustus 2008, posting Sigit Susanto – Moderator) *Menulis adalah kemalasan yang menyibukan (Goethe).

Posted in Sihir Kata | Tagged , , | Leave a comment

Cinta Telah Berdebu

Sore ini mestinya milik kita, Sasha Tapi laut menculik mentari dari pelukan Cakrawala memias tanpa rona Camar-camar menjauh, menyisakan sunyi Juga langit yang muram Ujungpandang, September 1988

Posted in Sihir Kata | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Bayang-bayang Oeken

INI adalah cover Majalah “Ceria” – sebuah majalah sastra remaja (hanya berisi cerpen dan puisi). Saya temukan secara tidak sengaja dalam file-file lama saya (saya heran mengapa waktu itu kepikiran memotretnya).  

Posted in Sihir Kata | Tagged , , , | Leave a comment

Rahasia Hati Utari

Happy birthday to you. Happy birthday to you. Happy birthday, happy birthday, happy birthday to you…

Posted in Sihir Kata | Tagged , , , , , | 2 Comments

Dahaga

AKU lupa sejak kapan persisnya sosok itu rajin datang. Sosok yang begitu akrab, seperti berasal dari masa lalu. Mula-mula, aku mengabaikannya. Karena tidak terlalu mengganggu. Sosok itu hanya kerap bertandang ke kamarku. Berdiri di sudut ruang, mengawasi diam-diam. Namun belakangan, … Continue reading

Posted in Sihir Kata | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment