catatan bulu angsa

:/ana mustamin

tulislah catatan baru agar ku lepas rinduku padamu
lingkarkanlah kalammu bagi setiap lentik bulu mataku
aku selalu rindu seperti juga kau tulis di nafasmu
yang memburu ke palung jauh

sesekali memutarlah kala kau cium aku dengan segelas taring
agar tak berdarah, “aku memang takut merah”
kan ku pasrahkan segumpal daging seperti kesukaanmu
cabiklah dengan senyuman, teteskanlah dengan tatapan
agar aku kian rindu pada baris-baris teritis itu
tepas raga purnama sastra

tulislah catatan baru, di bidak punggung yang telah ku sediakan dulu
berdamping erat dengan sepasang bintang
yang di tanam di belah-belah rusuk
hingga cepat kau raih dan jejakan
agar ku kian rindu pada adu bulu angsamu

ingat-ingatlah pesanku:”kalau kau takut ketinggian, mintalah aku merundukan tubuh!”
maka, terbiasalah kau mencecap ragaku di bait-baitmu
seperti juga mereka yang pernah hijrah di bahuku
di canting suci seperti juga kau
kelana jingga yang majnun dalam kemabukan

Bandung,6 Oktober 2009
Authors: Rama Prabu
http://www.facebook.com/ramaprabu

komentar di facebook:
Catatan:
Thanks to Mas Rama Prabu, yang sudah menghadiahi puisi ini. (Ana)
Posted in Sihir Kata | Tagged , | 1 Comment

empati

(sebuah catatan lawas yang saya tulis beberapa tahun lalu menandai tanggal terakhir di bulan September)

 

 

SEMUA orang mengenal kata sakit. Tapi apakah semua orang pernah merasa sakit dan bisa berempati terhadap rasa sakit?

Perasaan itulah yang sulit saya rumuskan petang itu. Saya tengah berada di pelataran Balai Sarbini Plaza Semanggi – bersama-sama para pekerja kantoran yang memilih membaringkan penat dengan menonton pertunjukan teater selepas kerja, ketika suami saya menyodorkan dua tiket pemutaran perdana film “Bunga dan Tembok” di Pusat Perfilman H. Usmar Ismail. Sejenak saya bimbang. Tidakkah pementasan “Lovers and Liars” lebih menggoda? Posternya yang terang menempel di hampir setiap sudut kota. Preview-nya diulas berbagai media. Terlebih lagi, Balai Sarbini – gedung pertunjukan yang konon memenuhi standar internasional – digunakan untuk pertama kalinya setelah beberapa hari sebelumnya diresmikan presiden. Tidakkah memancing penasaran?

Continue reading

Posted in Spirit of Life | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

maaf lahir batin

 

 

 

selamat idul fitri 1430 h

minal aidin wal faidzin

 

Ryana Mustamin & Keluarga

 

 

 

 

 

Posted in What's On | Leave a comment

reruntuhan musim

(Cerita Utama Majalah STORY edisi 2, 25 agustus – 24 september 2009)

 

 

 

 

 Cerpen Ryana Mustamin

 

TAK pernah ia dibelit masalah sepelik ini. Rasanya Om Saut – teman papa yang produser itu – pun gak pernah mengalami hal serupa.

Continue reading

Posted in Sihir Kata | Tagged , | 2 Comments

nasabah yang terpilih …

(kolom saya di majalah INFOBANK, edisi khusus “Top 100 Banking & Financial Products”, 2009)

Karena ini edisi khusus produk keuangan, saya ingin menulis cerita-cerita ringan yang tergolong lucu atau mengenaskan, seputar pengalaman mengonsumsi produk keuangan.
Continue reading
Posted in Nine to Six | Tagged , , , , , | Leave a comment

“narik uang sendiri kok susah?”

(Kolom saya di Majalah INFOBANK, edisi 366, September 2009)

RASANYA jamak mendengar pemegang polis asuransi ngedumel seperti di atas. Biasanya keluhan itu muncul dari mereka yang berniat menghentikan kontrak asuransi di tengah jalan. Bukan apa-apa. Permintaan pembatalan polis umumnya tidak langsung dipenuhi. Petugas asuransi biasanya menyarankan agar pemegang polis mempertimbangkan kembali niatnya.

Continue reading

Posted in Nine to Six | Tagged | Leave a comment

merdeka

(sebuah catatan lepas)

LAYAKNYA pena, Agustus menorehkan banyak catatan. Di bulan itu, Hitler membuka era baru sejarah kediktatoran Jerman. Sepuluh tahun sesudahnya, tepatnya Agustus 1944, Anne Frank – gadis kecil Yahudi yang belum genap 12 tahun – ditangkap beserta keluarganya. Ia mewariskan kesaksian yang menghenyakkan dunia – sebuah catatan harian yang memuat inci demi inci kezaliman dan kekejaman Nazi di luar batas kemanusiaan. Masih di Jerman, 17 tahun sesudahnya, sebuah tembok raksasa berdiri angkuh membelah Berlin Barat dan Timur. Jauh sebelumnya, 1945, sekutu juga melukai Agustus dengan menjatuhkan bom di Hiroshima dan Nagasaki. Lalu di tahun 1974, Richard Nixon mengundurkan diri dari jabatan Presiden Amerika Serikat akibat skandal Watergate. Malaysia pun menyongsong Agustus dengan sukacita, karena di bulan itulah, 1957, mereka mulai mengguratkan proses pembebasan dari cengkeraman Inggris.

Tapi saya masih kerap lupa dengan aneka torehan tinta Agustus tanpa membuka-buka sejarah. Kecuali untuk satu kata: merdeka!

Continue reading

Posted in Spirit of Life | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

mengenang 13 tahun “seribu puisi”

KURNIA EFFENDI – atau yang biasa saya sapa Mas Didi, seorang sahabat yang istimewa buat saya. Bukan sekadar karena persahabatan kami yang begitu awet – hampir 3 dekade. Tapi karena di tahun-tahun persahabatan yang demikian panjang itu, ada karya ‘monumental’ yang menandai hubungan kami.

Continue reading

Posted in Sihir Kata | Tagged , , , , , , , | 1 Comment

membaca pilpres dengan teori pasar

TIDAK ada persaingan yang sempurna. Apalagi dalam urusan pemilihan presiden (pilpres). Seumpama pasar, persaingan sempurna hanya dapat terpenuhi jika kriteria berikut terpenuhi: berlangsung di satu pasar yang terpusat, produk yang homogen, biaya transaksi dan transportasi yang rendah, komunikasi yang seketika (instant), cukup banyak pelaku pasar yang bisa memastikan bahwa tidak seorang pun dapat mempengaruhi harga pasar dengan cara yang normal, dan aturan-aturan khusus untuk transaksi orang dalam (insider transactions), di samping juga pengaman-pengaman khusus untuk memberi akses kepada semua peserta ke informasi yang relevan. Persaingan mendekati sempurna saat ini, baru dipenuhi pasar keuangan internasional (George Soros, 1999).

Continue reading

Posted in What's On | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

cadangan premi kami besar…

KALIMAT di atas terlontar dari agen asuransi saat berusaha meyakinkan saya menjadi pemegang polis di perusahaannya. “Tidak perlu khawatir!” sambungnya. “Perusahaan kami kuat, tidak pernah wanprestasi membayar klaim!”

Continue reading

Posted in Nine to Six | Tagged , , , , | Leave a comment